Pendinginan dan pembekuan merupakan
teknologi pengawetan pangan yang didasarkan pada pengambilan
panas dari bahan .Penurunan suhu mengakibatkan reaksi biokimia dan pertumbuhan
mikroba menjadi lambat. Kemudian dampaknya adalah
daya simpan produk menjadi lebih panjang. Apabila diinginkan penyimpanan yang
semakin lama,
maka penurunan suhu yang dibutuhkan semakin rendah. Namun walaupun suhu rendah itu
dapat menghambat perubahan dalam produk, tetapi proses initidak
merupakan proses sterilisasi sehingga tidak menyebabkan inaktivasi
mikroba. Perlu penanganan bahan secara hati-hatisebelum pendinginan
dan pembekuan.
Perbedaan pendinginan
dan pembekuan adalah pada suhu yang digunakan. Pendinginan
merupakan proses pengambilan panas dari produk pangan sehingga suhu produk
menjadi-1sampai 8 °C. adapun pada proses pembekuan, suhu
produk diturunkan sampai dibawah 0 °C seperti-7 °C, bahkan dapatmencapai-40
°C. pendinginan seringkali dikombinasikan dengan proses
pengawetan pangan yang lain, sebagai contoh misalnya :fermentasi, iradiasi,
atau pasteurisasi. Tujuannya adalah
meningkatkan daya simpan produk
pangan yang diproses sedang (midly processed food).
Proses pendinginan merupakan rangkaian dari
berbagai tahapan pengolahan pangan atau makanan yang seringkali menjadi salah
satu acuan dalam menentukan kualitas bahan pangan itu sendiri. Pendinginan
tersebut sebenarnya dapat memperlambat kecepatan reaksi-reaksi metabolisme,
dimana pada umumnya setiap penurunan suhu 8oC, kecepatan reaksi akan
berkurang menjadi kira-kira setengahnya. Karena itu penyimpanan dapat
memperpanjang masa hidup jaringan-jaringan dalam bahan pangan, karena keaktifan
respirasi menurun (Winarno dkk, l982).
Sama halnya dengan pendinginan, proses pembekuan makanan melibatkan pemindahan
panas dari produk makanan.
Hal ini akan menyebabkan membekunya kadar air di dalam makanan dan menyebabkan
berkurangnya aktivitas air di dalamnya. Menurunnya temperatur dan menghilangnya
ketersediaan air menjadi penghambat utama pertumbuhan mikroorganisme dan
aktivitas enzim di dalam produk makanan, kondisi
tersebut menyebabkan makanan menjadi lebih awet dan tidak mudah membusuk.
Keunggulan dari teknik pembekuan makanan adalah semua hal tersebut dapat
dicapai dengan mempertahankan kualitas makanan seperti nilai nutrisi, sifat
organoleptik, dan sebagainya.
Komentar
Posting Komentar